oleh

Smart Eco-Factory GAC Produksi 1 Mobil Tiap 53 Detik, Ini Teknologi dan Keunggulannya

-Otomotif-8 Dilihat

TrenBisnis.co, Jakarta — GAC Group memperkenalkan Smart Eco-Factory sebagai fasilitas manufaktur cerdas yang mampu memproduksi satu kendaraan setiap 53 detik. Pabrik ini mengintegrasikan digitalisasi, robotika, dan prinsip keberlanjutan dalam satu ekosistem produksi modern.

Melalui konsep Smart Eco-Factory, GAC menghadirkan sistem manufaktur berbasis digital yang memungkinkan fleksibilitas tinggi dalam proses produksi. Fasilitas ini mampu memproduksi hingga 10 model kendaraan secara bersamaan dalam satu lini, dengan lebih dari 100.000 kombinasi konfigurasi sesuai permintaan konsumen.

Seluruh proses produksi terintegrasi dalam sistem manajemen berbasis data yang bekerja secara real-time, mulai dari pemesanan hingga kendaraan keluar dari lini produksi. Dukungan robotika dan lini fleksibel memungkinkan efisiensi tetap terjaga tanpa mengorbankan kompleksitas produksi.

Baca Juga : GAC Indonesia Hadirkan GAC Apps Dorong Mudik Lebaran Lebih Aman

Untuk kualitas, GAC mengandalkan lebih dari 600 robot industri yang terhubung dengan sistem inspeksi visual berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini mampu melakukan pemeriksaan dengan tingkat presisi tinggi hingga skala milimeter dalam waktu singkat.

Selain itu, berbagai teknologi manufaktur seperti laser spiral welding, integrated hot forming, dan sistem manajemen torsi cerdas diterapkan guna memastikan konsistensi kualitas kendaraan. Sistem ini juga memungkinkan pelacakan performa kendaraan sepanjang siklus hidupnya.

Setiap kendaraan yang diproduksi juga wajib melewati pengujian ekstrem, termasuk suhu tinggi hingga 60 derajat Celsius, suhu rendah hingga minus 40 derajat Celsius, serta pengujian di dataran tinggi di atas 4.000 meter. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kendaraan tetap andal di berbagai kondisi geografis.

Dari sisi keberlanjutan, Smart Eco-Factory mengadopsi sistem energi terintegrasi yang mencakup pembangkit listrik tenaga surya, penyimpanan energi, serta teknologi Vehicle-to-Grid (V2G). Pabrik ini mampu menghasilkan lebih dari 20 juta kWh listrik per tahun atau sekitar 50 persen kebutuhan operasionalnya.

Baca Juga : GAC Indonesia Bocorkan Formula di Balik Karya Seni Mobilitas yang Nyaman

Secara global, fasilitas ini juga telah memperoleh sertifikasi netral karbon dan masuk dalam jaringan Global Lighthouse Network yang diinisiasi World Economic Forum. Pengakuan ini menempatkan Smart Eco-Factory sebagai salah satu acuan manufaktur cerdas di industri otomotif.

Pencapaian produksi satu mobil setiap 53 detik menjadi simbol transformasi GAC dalam manufaktur berbasis teknologi. Melalui pendekatan “Tech-Driven GAC”, perusahaan terus mendorong inovasi guna menghadirkan solusi mobilitas yang efisien, aman, dan berkelanjutan di pasar global. (*)

Editor : Huda