KemenUMKM Gelar Layanan Pelindungan dan Pemulihan bagi UMKM di Mandailing Natal

TrenBisnis.co, Mandailing Natal, Sumatera Utara — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat layanan pelindungan dan kesiapsiagaan risiko usaha bagi para pengusaha UMKM di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan UMKM tetap tangguh menghadapi potensi risiko lingkungan dan dinamika ekonomi daerah, sebagaimana disampaikan Menteri UMKM Maman Abdurrahman di Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (4/12).

Photo : Humas Kementerian UMKM

Menteri Maman menyampaikan harapan sekaligus empati kepada masyarakat Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh atas berbagai kondisi yang harus dihadapi dan memerlukan kewaspadaan bersama.

“Hari ini melalui kegiatan Pelindungan dan Pemulihan UMKM di Kabupaten Mandailing Natal, kami hadir memberikan layanan langsung bagi para pengusaha UMKM yang membutuhkan peningkatan kesiapsiagaan terhadap risiko lingkungan maupun risiko usaha ke depan. Pada kesempatan ini, kami juga menyalurkan bantuan bagi UMKM yang terdampak,” ujar Menteri Maman dalam sambutannya.

Dalam kegiatan tersebut, Kementerian UMKM menggandeng PT PNM, Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara, dan pihak lainnya untuk memastikan dukungan akses layanan, pendampingan, serta bantuan  menjangkau para pengusaha UMKM secara tepat dan efektif.

Menteri Maman menegaskan penguatan kapasitas dan ketahanan usaha tidak hanya bergantung pada respons cepat, tetapi juga kemampuan membangun fondasi berkelanjutan.

“Melalui Pelindungan dan Pemulihan UMKM, kami berkomitmen untuk terus hadir mendampingi setiap langkah pemulihan dan penguatan usaha, hingga UMKM mampu bangkit lebih solid menghadapi situasi apa pun,” katanya.

Kegiatan ini juga memfasilitasi UMKM dalam mengakses berbagai layanan penting seperti legalitas usaha, perizinan, dan pembiayaan.

Menteri Maman menekankan pentingnya legalitas sebagai instrumen mitigasi risiko.
“Legalitas merupakan alat penting agar UMKM tetap aman dan terlindungi ketika menghadapi kondisi alam atau situasi ekonomi yang tidak dapat diprediksi. Dengan tercatat secara formal, usaha memiliki pegangan kuat untuk bertahan,” ujarnya.

Menteri UMKM juga mengajak para pengusaha UMKM di Mandailing Natal untuk tetap bersemangat, tidak menyerah, dan terus bergerak maju.

“Yakinlah bahwa negara selalu bersama para pengusaha UMKM dari proses peningkatan kesiapsiagaan hingga penguatan usaha agar kembali tumbuh dan pulih,” katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay, Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution, dan Komisaris Utama PT PNM Dradjad Hari Wibowo. (Huda)

redaksi

Recent Posts

BMHS Perkuat Kapabilitas Bedah Robotik, Dorong Penguatan Ekosistem Kesehatan Nasional

TrenBisnis.co, JAKARTA — PT Bundamedik Tbk (BMHS) memperkuat kapabilitas layanan bedah robotik melalui pengembangan teknologi…

8 jam ago

Honda Perluas Jaringan, Resmikan Dua Dealer Baru di Sulawesi Selatan

TrenBisnis.co, JAKARTA – PT Honda Prospect Motor (HPM) terus memperkuat jaringan layanan di Indonesia dengan…

19 jam ago

Paviliun Raden Saleh Besama MATALESOGE Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Wisata Edukatif Inklusif

TrenBisnis.co, JAKARTA – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated menghadirkan cara…

2 hari ago

Prudential Syariah: Masa Depan Anak Perlu Dilindungi dengan Perencanaan Finansial

TrenBisnis.co, JAKARTA — Momentum Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan Prudential Syariah untuk mengingatkan pentingnya perlindungan…

2 hari ago

Colliers: Hotel Adaptif Hadapi Lesunya MICE, Experience Jadi Senjata Baru

TrenBisnis.co, JAKARTA — Industri perhotelan Indonesia memasuki fase penyesuaian strategi di tengah tekanan permintaan dari…

2 hari ago

ARTOTEL Gelora Senayan Hadirkan Pameran Seni “Mirage”, Karya 9 Seniman Kontemporer

TrenBisnis.co, JAKARTA – ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta menghadirkan pengalaman baru bagi pecinta seni melalui pameran…

2 hari ago