Ekonomi Bisnis

Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar

TrenBisnis.co, SEMARANG — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Swiss Import Promotion Programme (SIPPO) melepas ekspor 24 ton gula kelapa organik dan gula kelapa cair natural ke Ghana dengan nilai mencapai US$63.400 atau sekitar Rp1,1 miliar.

Ekspor tersebut merupakan hasil produksi CV Mannah Anugerah Sejahtera yang difasilitasi melalui pembeli internasional asal Swiss, HPW Fresh and Dry Ltd. Pelepasan ekspor dilakukan di Semarang pada Selasa (21/4/2026).

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman mengatakan capaian ini menjadi hasil konkret dari Program Selling Mission Eropa 2025 yang diinisiasi bersama SIPPO.

Menurutnya, produk gula kelapa organik Indonesia tidak hanya mengandalkan keunggulan sumber daya lokal, tetapi juga telah memenuhi standar global, mulai dari aspek keberlanjutan, keamanan pangan, hingga konsistensi pasokan.

Baca Juga : Kementerian UMKM dan Kemendag Berkomitmen Perkuat Pelindungan UMKM

“Hal ini menunjukkan bahwa pelaku usaha menengah Indonesia mampu bersaing di pasar internasional dengan kualitas yang terjaga,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (22/4/2026).

Program tersebut sejalan dengan arahan Menteri UMKM Maman Abdurrahman untuk memperluas akses ke pasar nontradisional serta memperkuat jejaring bisnis global bagi pelaku usaha menengah.

Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah Kementerian UMKM Harun menambahkan, ekspor ini menjadi bukti efektivitas program fasilitasi pemerintah dalam mendorong UMKM naik kelas dan menembus pasar global.

Ke depan, Kementerian UMKM akan terus memperluas promosi ekspor melalui business matching, kurasi produk, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha.

“Sinergi dengan mitra internasional akan terus diperkuat untuk membuka lebih banyak peluang ekspor bagi UMKM Indonesia,” kata Harun.

Baca Juga : Menteri UMKM Lepas Ekspor Furnitur Rotan Sukoharjo ke Spanyol

Sementara itu, Export Promotion Manager SIPPO Indonesia Andina Auria Dwi Putri mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Kementerian UMKM dalam memastikan importir mendapatkan pemasok berkualitas sesuai kebutuhan pasar.

Direktur CV Mannah Anugerah Sejahtera Steven Santoso menyatakan program misi dagang ke Swiss dan Belanda pada November 2025 memberikan manfaat signifikan, terutama dalam membuka akses pertemuan dengan calon pembeli internasional.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih luas bagi pengembangan ekspor UMKM Indonesia.

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

Honda Perluas Jaringan, Resmikan Dua Dealer Baru di Sulawesi Selatan

TrenBisnis.co, JAKARTA – PT Honda Prospect Motor (HPM) terus memperkuat jaringan layanan di Indonesia dengan…

3 jam ago

Paviliun Raden Saleh Besama MATALESOGE Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Wisata Edukatif Inklusif

TrenBisnis.co, JAKARTA – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated menghadirkan cara…

1 hari ago

Prudential Syariah: Masa Depan Anak Perlu Dilindungi dengan Perencanaan Finansial

TrenBisnis.co, JAKARTA — Momentum Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan Prudential Syariah untuk mengingatkan pentingnya perlindungan…

2 hari ago

Colliers: Hotel Adaptif Hadapi Lesunya MICE, Experience Jadi Senjata Baru

TrenBisnis.co, JAKARTA — Industri perhotelan Indonesia memasuki fase penyesuaian strategi di tengah tekanan permintaan dari…

2 hari ago

ARTOTEL Gelora Senayan Hadirkan Pameran Seni “Mirage”, Karya 9 Seniman Kontemporer

TrenBisnis.co, JAKARTA – ARTOTEL Gelora Senayan Jakarta menghadirkan pengalaman baru bagi pecinta seni melalui pameran…

2 hari ago

MONDIAL Perkaya Koleksi Precious Fire Bersama Nicholas Saputra

TrenBisnis.co, JAKARTA – Di tengah lanskap luxury yang semakin mengedepankan makna di balik sebuah karya,…

2 hari ago