Ekonomi Bisnis

Kementerian UMKM Gerakkan Ekonomi Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

TrenBisnis.co, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai memasuki tahap rekonstruksi dan pemulihan ekonomi bagi UMKM terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tahap pemulihan ini akan dimulai pada 9 Januari 2026 dengan fokus menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa pemerintah akan melakukan aktivasi pasar rakyat serta gotong royong membersihkan warung dan toko milik pelaku usaha. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat perputaran ekonomi lokal pascabencana.

Berdasarkan hasil pendataan Kementerian UMKM bersama pemerintah daerah dan lembaga keuangan, tercatat sebanyak 2.304.297 UMKM terdampak bencana di tiga provinsi tersebut. Untuk mendukung pemulihan usaha, pemerintah menyiapkan delapan Klinik UMKM Bangkit yang tersebar di Banda Aceh, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, Medan, dan Padang.

Baca Juga : Kunjungi Aceh Tamiang, Menteri Maman Luncurkan Klinik UMKM Bangkit

Selain pendampingan usaha, pemerintah juga menyiapkan kebijakan relaksasi pembiayaan. Per 9 Desember 2025, lebih dari 200.000 UMKM terdampak tercatat sebagai debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR). Relaksasi kredit akan diberikan sesuai hasil pemetaan dan asesmen bersama bank penyalur serta lembaga penjamin KUR.

Pemulihan ekonomi daerah turut didorong melalui reaktivasi pasar rakyat dan pembersihan kawasan terdampak dengan dukungan 1.132 personel IPDN dan aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah menilai pemulihan UMKM menjadi kunci utama kebangkitan ekonomi daerah karena sektor ini berperan sebagai penggerak aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi masyarakat.

Kementerian UMKM juga akan melakukan pemantauan dan pemetaan menyeluruh terhadap UMKM terdampak agar program pemulihan berjalan terarah dan berkelanjutan. Upaya ini dikoordinasikan bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat untuk memastikan sinergi lintas sektor berjalan optimal.

Baca Juga : Menteri UMKM Apresiasi 1.000 Praja IPDN Dukung Pemulihan UMKM Aceh Tamiang

Di sisi lain, pemerintah melibatkan kementerian dan lembaga terkait dalam kelompok kerja lintas sektor serta mengintegrasikan program pemulihan dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Masyarakat setempat juga dilibatkan melalui program padat karya guna memberikan manfaat ekonomi langsung berupa cash for work selama proses rehabilitasi berlangsung. (*)

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

WOW Brand 2026 Soroti Humanisasi Brand di Era AI, Tekankan Peran Emosi dan Diferensiasi

TrenBisnis.co, JAKARTA — Seminar branding tahunan WOW Brand 2026 kembali digelar dengan mengangkat isu utama…

11 jam ago

Brand Elektronik Catat Lonjakan Penjualan hingga 200% di Tokopedia dan TikTok Shop

TrenBisnis.co, JAKARTA — Sejumlah brand elektronik mencatat pertumbuhan penjualan signifikan hingga 200% selama kampanye Tokopedia…

14 jam ago

ARTOTEL Thamrin Jakarta Hadirkan “Asian Delight!”, BBQ All You Can Eat Rp165 Ribu

TrenBisnis.co, JAKARTA — ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan program kuliner akhir pekan bertajuk “Asian Delight!”, sebuah…

1 hari ago

Novo Nordisk Gandeng OpenAI Percepat Penemuan Obat dengan Teknologi AI

TrenBisnis.co, JAKARTA — Perusahaan farmasi global Novo Nordisk menjalin kemitraan strategis dengan OpenAI untuk mempercepat…

1 hari ago

Harga Rumah Sekunder Naik 1,6% pada Maret 2026, 11 Kota Jadi Motor Baru Pasar Properti

TrenBisnis.co, JAKARTA — Data laporan Flash Report April 2026 Rumah123 pasar properti sekunder Indonesia menunjukkan…

1 hari ago

Sinergi Warga dan Pemerintah di Kampung Mrican Sleman Jadi Model Pengembangan Ekonomi Kreatif

TrenBisnis.co, YOGYAKARTA — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar mengapresiasi transformasi Kampung Mrican…

1 hari ago