NASIONAL

Kemenparekraf Bentuk TPPN Wujudkan SDM Pariwisata Berdaya Saing Global

Selanjutnya adalah penambahan okupasi dari jumlah 230 di ASEAN, saat ini Indonesia baru memiliki 32 Skema okupasi masih tersisa 198 sehingga perlu akselerasi.

“Kita masih fokus pada (standar) bidang hotel dan travel, padahal sudah ada bidang MICE, Event, dan SPA yang sudah disepakati di ASEAN. Karenanya kita tentu mencoba untuk menambah bidang-bidangnya,” ujar Faisal.

Baca Juga : Berikut Langkah Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menuju Indonesia Emas

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar) Kemendikbud, Nana Halim, mengatakan Kemendikbud khususnya di kurikulum untuk SMK telah mengembangkan kurikulum berstandar ASEAN sejak tahun 2019. Mulai dari keahlian tata boga, tata busana, dan usaha perjalanan wisata.

“Pilot project diterapkan di 21 SMK dan kami telah mengirim sekitar 80 guru untuk menjadi master trainer di Indonesia. Tahun ini kita juga melatih lima kelas dengan masing-masing kelas 100 guru usaha perjalanan wisata untuk diperkenalkan tentang kurikulum ASEAN,” kata nana.

Sementara Direktur Standardisasi Kompetensi Program Pelatihan, Kementerian Ketenagakerjaan, Muh. Amir Syarifudin, mengatakan kolaborasi melalui hadirnya TPPN ini sangat penting untuk dapat bersama-sama mengakselerasi penciptaan sumber daya manusia Indonesia yang kompeten.

“Ketika (standar) sudah ada pengakuan antarnegara, maka masing-masing negara harus menyiapkan. Tentunya kalau kita lebih siap, kita tentu bisa menang, kita bisa mengisi tenaga kerja kita di luar,” ujar Amir.

Anggota Komisaris BNSP, Miftakul Azis, mengatakan BNSP penjaminan mutu dari proses pendidikan dan pelatihan vokasi telah mengembangkan skema-skema sertifikasi dan kualifikasi dengan standar ASEAN.

“Dengan kebijakan yang ada di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif maka sudah tersedia skema sertifikasi kualifikasi ASEAN dan sebentar lagi kita juga akan me-launching Skema Okupasi ASEAN. Ini adalah skema bersama yang bisa tinggal dipakai teman-teman lembaga sertifikasi profesi,” kata Azis. (*)

Editor : Huda
Photo : Birkom Kemenparekraf

Page: 1 2

redaksi

Recent Posts

EJ Sport Perkuat Ekosistem Lari Lewat BTN JAKIM 2026

TrenBisnis.co. JAKARTA — EJ Sport, produk sports nutrition dari Kalbe Consumer Health, memperkuat perannya dalam…

2 hari ago

Kementerian Ekraf Jajaki Kolaborasi dengan Starfindo untuk Perkuat Ekosistem Startup

TrenBisnis.co, JAKARTA — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki peluang kolaborasi strategis dengan Asosiasi…

2 hari ago

Sebanyak 300 Peserta Ikuti Zumba Party HARRIS Bekasi, Bukti Gaya Hidup Sehat Kian Populer

TrenBisnis.co, BEKASI — HARRIS Hotel & Convention Bekasi mendorong gaya hidup sehat dengan menggelar Zumba…

2 hari ago

Mangkuluhur ARTOTEL Suites Jakarta Umumkan Pemenang Umrah Program “A Wishful Ramadan”

TrenBisnis.co, JAKARTA — Mangkuluhur ARTOTEL Suites Jakarta berkolaborasi dengan Cahaya Kaabah mengumumkan pemenang grand prize…

3 hari ago

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Nasional

TrenBisnis.co, JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rantai…

3 hari ago

Pesona Taman Nasional Komodo Mendunia, Meruorah Tawarkan Pengalaman Luxury Getaway

TrenBisnis.co. LABUAN BAJO — Taman Nasional Komodo resmi dinobatkan sebagai destinasi terindah nomor dua di…

3 hari ago