Deswa Group Luncurkan Dewan Penasihat Medis Independen Pertama di Indonesia

TrenBisnis.co, Jakarta – Deswa Integra Group resmi meluncurkan Medical Advisory Board (MAB) by Deswa, yang merupakan Dewan Penasihat Medis Independen pertama di Indonesia dalam upayanya membangun ekosistem klaim asuransi yang objektif, efisien, dan berintegritas.

CEO Deswa Integra Group Dedi Dwi Kristianto mengatakan, pembentukan MAB by Deswa sejalan dengan visi perusahaan untuk memperkuat tata kelola industri asuransi, sekaligus memenuhi regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan setiap perusahaan asuransi kesehatan memiliki MAB mulai tahun depan.

CEO Deswa Integra Group Dedi Dwi Kristianto memberikan paparan tentang MAB by Deswa (hd)

Tantangan di industri asuransi saat ini yakni masalah klaim yang signifikan dan fraud yang bisa menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat. MAB by Deswa adalah wujud nyata dari komitmen Deswa Integra Group memperkuat fondasi industri asuransi Indonesia melalui kolaborasi dan integritas.

Lebih lanjut Dedi mengungkapkan, “Kami dapat menjadi jembatan antara dunia medis, aktuaria, dan manajemen risiko, menciptakan industri klaim yang lebih sehat, efisien, dan berkeadilan bagi semua pihak,” ujar Dedi saat peluncuran MAB by Deswa, di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Dalam tiga tahun terakhir, lanjut Dedi, berdasarkan temuan berdasarkan Investigasi lapangan Deswa, sekitar 40%–55% kasus klaim asuransi jiwa dan kesehatan di Indonesia terindikasi mengandung unsur fraud, dengan potensi kerugian industri mencapai Rp2 triliun per tahun. Dari data ini, 25%-27% fraud terindikasi terjadi pada asuransi kesehatan.

Terkait klaim, dari data internal Deswa untuk kasus-kasus klaim yang perlu dilakukan investigasi lapangan, dalam 3 tahun terakhir (tahun 2023 hingga proyeksi 2025) terdapat kenaikan klaim yang signifikan sebesar 30%, yakni pada tahun 2023 sebanyak 2.068 kasus, pada 2024 sebanyak 2.798 kasus (naik 35,5% dari 2023) dan tahun 2025 diproyeksikan > 3.500 kasus (naik 25,1% dari 2024).

“Terlihat adanya peningkatan kompleksitas pengelolaan klaim, baik dari sisi administratif maupun teknis medis. Disisi lain, tantangan yang tidak kalah penting adalah fraud. Jika dahulu fraud banyak terjadi di level dokumen atau administrasi, kini justru berkembang di ranah interpretasi medis, dengan memanfaatkan celah perbedaan pemahaman antara tenaga medis, penyedia layanan kesehatan, dan perusahaan asuransi,” ujar Dedi.

Ini menunjukkan bahwa fraud tidak lagi bisa ditangani hanya dengan sistem verifikasi administratif. Diperlukan pendekatan multi disiplin keilmuan, menggabungkan analisis medis, aktuaria, dan data analitik untuk benar-benar memahami akar permasalahannya.

Dengan demikian diperlukan pihak profesional yang menjembatani kebutuhan dari perusahaan asuransi, tenaga medis, penyedia layanan kesehatan dan konsumen.

Sementara, dr. Nickolai Indrarajasa, MARS., QRGP, menegaskan bahwa MAB by Deswa merupakan dewan penasihat medis independen untuk second opinion, evaluasi klinis, dan kebijakan kesehatan berbasis data.

MAB by Deswa ini dapat digunakan oleh beberapa perusahaan asuransi dan Third Party Administrator (TPA) sekaligus, efisien dan adaptif terhadap kebutuhan masing-masing klien.

MAB dirancang sebagai model independen lintas disiplin, yang melibatkan dokter dan tenaga medis dengan pengalaman klinis, aktuaria yang memahami struktur risiko dan pembiayaan, produk & wellness yang mampu memberikan pandangan, evaluasi dan penyempurnaan produk asuransi agar sesuai standar klinis, kebutuhan pasar dan regulasi.

Menghadirkan wellness program dalam rangka menekan angka klaim. Analis data yang mampu menafsirkan pola klaim secara kuantitatif. Investigator, mengindikasikan serta pembuktian fraud di lapangan, serta eksekutif dengan pengalaman mendalam dibidang asuransi, rumah sakit dan manajemen risiko.

“Dengan komposisi ini, kami menghadirkan sebuah forum objektif yang berfungsi sebagai jembatan antara dunia medis dan dunia asuransi.” tambah dr. Nickolai.

Peluncuran MAB by Deswa menjadi langkah awal Deswa Integra Group dalam memperkuat fondasi industri asuransi nasional melalui kolaborasi multidisiplin dan menegaskan komitmennya untuk menjadi katalis perubahan menuju masa depan industri asuransi yang lebih terpercaya dan berkelanjutan. (*)

Editor : Huda

redaksi

Recent Posts

Mirae Asset: Tekanan Global Bayangi Pasar, Daya Beli Jadi Sorotan

TrenBisnis.co, JAKARTA — PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat tekanan eksternal masih membayangi pergerakan pasar…

20 jam ago

MORAZEN Surabaya Raih Piala Bergilir MORA Cup 2026

TrenBisnis.co, SIDOARJO — MORAZEN Surabaya keluar sebagai juara umum MORA Cup 2026 setelah mencatatkan perolehan…

20 jam ago

Penjualan Mobil Nasional Tembus 599.491 Unit, ASII Kuasai Hampir 50 Persen

TrenBisnis.co, JAKARTA — Penjualan mobil nasional mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang Januari–Agustus 2026. PT Astra International…

21 jam ago

MORA Group Perkuat Kekompakan Karyawan Lewat MORA Cup 2026

TrenBisnis.co, SIDOARJO — MORA Group mulai membangun agenda olahraga tahunan untuk memperkuat konektivitas karyawan lintas…

22 jam ago

Honda Jadi Perusahaan Pertama Raih 5 Bintang FIA Road Safety Index

TrenBisnis.co — Honda mencatat pencapaian baru di bidang keselamatan jalan raya setelah menjadi perusahaan pertama…

23 jam ago

ROCA ARTOTEL Yogyakarta Eksplorasi Cita Rasa Nusantara Lewat Pisang Kaleo dan Ayam Panggang Kecombrang

TrenBisnis.co, YOGYAKARTA — ROCA Restaurant di ARTOTEL Yogyakarta memperkuat daya tarik kulinernya melalui eksplorasi bahan…

2 hari ago