Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Otomotif

Mobil Anak Bangsa Pamerkan Solusi Kendaraan Listrik dan Teknologi IoT di PEVS 2026

×

Mobil Anak Bangsa Pamerkan Solusi Kendaraan Listrik dan Teknologi IoT di PEVS 2026

Sebarkan artikel ini

TrenBisnis.co, JAKARTA – PT Mobil Anak Bangsa (MAB) memperkuat pengembangan solusi mobilitas listrik terintegrasi untuk sektor bisnis melalui partisipasinya dalam PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 29 Oktober–1 November 2026.

Mengusung tema “Electrifying Your Business”, MAB menampilkan sejumlah kendaraan listrik niaga dan solusi digital untuk mendukung efisiensi operasional di berbagai sektor, mulai dari logistik, distribusi, hingga pertambangan.

Dalam pameran yang berlokasi di Hall B3, area A1 tersebut, MAB memamerkan tiga produk utama, yakni chassis 4×2, Ecotruck Blindvan, dan Electro Electric 3 Wheeler. Perusahaan juga menghadirkan lini kendaraan Electro, Ecity, E-Rover, FYY, FBY, dan FOO.

Chassis 4×2 dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada pelanggan dan mitra karoseri dalam mengembangkan kendaraan sesuai kebutuhan operasional, termasuk untuk logistik, distribusi barang, dan layanan khusus.

Adapun Ecotruck Blindvan menyasar kebutuhan kendaraan niaga listrik untuk aktivitas distribusi di kawasan perkotaan. Sementara itu, Electro Electric 3 Wheeler menawarkan alternatif kendaraan listrik berukuran ringkas untuk menunjang kegiatan usaha yang membutuhkan mobilitas tinggi.

Baca Juga :  Daihatsu Sapa Warga Surabaya Lewat GIIAS Surabaya 2026

CEO Mobil Anak Bangsa, Kelik Irwantono mengatakan, elektrifikasi kendaraan tidak hanya berkaitan dengan peralihan sumber energi, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi operasional perusahaan.

“Melalui tema ‘Electrifying Your Business’, kami ingin mengajak pelaku usaha melihat kendaraan listrik sebagai aset strategis yang mampu memberikan nilai tambah dalam operasional,” ujar Kelik di JIExpo Kemayoran, Kamis (29/10/2026).

Menurut dia, kebutuhan kendaraan listrik setiap sektor usaha berbeda. Karena itu, MAB berupaya menyediakan pilihan produk yang dapat disesuaikan dengan karakter bisnis, pola penggunaan, dan kebutuhan operasional pelanggan.

Selain kendaraan listrik, MAB turut memperkenalkan Mining Command Center yang didukung teknologi Internet of Things (IoT). Teknologi ini dikembangkan untuk membantu perusahaan memantau aktivitas kendaraan dan armada melalui pengelolaan data operasional.

Kehadiran teknologi tersebut diharapkan memberikan visibilitas lebih baik terhadap kondisi kendaraan, pola pemakaian, serta kebutuhan pemeliharaan. Dengan demikian, perusahaan dapat mengambil keputusan secara lebih terukur untuk menjaga produktivitas dan efisiensi armada.

Solusi digital tersebut terutama relevan bagi sektor dengan intensitas penggunaan kendaraan tinggi, seperti pertambangan, logistik, manufaktur, dan distribusi.

Baca Juga :  Hongqi Masuk Indonesia, Bawa E-HS9 sebagai Flagship SUV Listrik

Kelik menambahkan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan pendekatan yang lebih luas dibandingkan sekadar penyediaan unit kendaraan. Kesiapan operasional, pemeliharaan, pengelolaan armada, hingga dukungan infrastruktur menjadi faktor penting dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik.

MAB menilai kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, penyedia infrastruktur, institusi pembiayaan, dan pengguna kendaraan diperlukan untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Melalui partisipasi di PEVS 2026, MAB berharap dapat memperluas pemahaman pelaku usaha mengenai pemanfaatan kendaraan listrik sekaligus memperkenalkan solusi mobilitas yang menggabungkan kendaraan niaga, teknologi konektivitas, dan pengelolaan armada berbasis data.

Editor : Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *