TrenBisnis.co, Jakarta — Momentum Ramadan dimanfaatkan sejumlah brand di Tokopedia dan TikTok Shop untuk mempercepat pertumbuhan bisnis. Lewat strategi pemasaran yang tepat, mulai dari optimalisasi live streaming, kolaborasi affiliate, hingga bundling produk, sejumlah brand mampu mencatat lonjakan transaksi signifikan selama periode Ramadan 2026.
Tokopedia dan TikTok Shop mencatat pesanan penjual yang berpartisipasi dalam kampanye Ramadan Ekstra Seru pada tahun lalu meningkat rata-rata dua kali lipat. Pada Ramadan tahun ini, konsumsi masyarakat diperkirakan tetap terjaga meskipun di tengah dinamika ekonomi.
Executive Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia Stephanie Susilo mengatakan pihaknya terus menghadirkan berbagai fitur dan kampanye untuk mendukung pertumbuhan pelaku usaha di ekosistem digital.
Baca Juga : Sinergi TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop Dorong Aktivitas Ekonomi Digital pada Ramadan 2026
“Sebagai mitra pertumbuhan penjual, kami berupaya menghadirkan pengalaman #JualanNyaman melalui fitur dan kampanye yang relevan, sehingga penjual dapat fokus berinovasi dan melayani pelanggan, terutama di bulan suci Ramadan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Berbagai strategi yang dijalankan para brand tersebut terangkum dalam Perpustakaan Studi Kasus Tokopedia dan TikTok Shop, yang berisi pengalaman sukses penjual dalam mengembangkan bisnis di platform e-commerce.
Salah satunya Bittersweet by Najla yang mencatat lonjakan nilai transaksi hingga tujuh kali lipat melalui strategi “trinity” yang mengoptimalkan produk, konten video, dan alat pemasaran.
Brand cake box tersebut menghadirkan hamper khusus Ramadan dengan kemasan yang lebih kuat untuk pengiriman nasional. Selain itu, sesi live streaming di TikTok diperpanjang hingga tujuh jam per hari dan dipimpin langsung oleh pemilik brand, Najla Bisyir, dengan melibatkan sejumlah kreator konten.
Strategi berbeda diterapkan Kurma Alif dengan memusatkan fokus pada produk musiman, yakni Kurma Safiya. Pendekatan ini berhasil meningkatkan penjualan hingga 247 persen selama Ramadan.
Menariknya, sekitar 90 persen penjualan berasal dari affiliate content creator yang aktif mempromosikan produk melalui konten bertema persiapan Ramadan.
Di kategori kebutuhan hewan peliharaan, Royal Canin Indonesia mencatat kenaikan penjualan lebih dari 356 persen dengan mengembangkan komunitas lebih dari 200 affiliate content creator. Brand tersebut juga menjalankan live streaming hingga 8–10 jam setiap hari di TikTok untuk memperkuat interaksi dengan calon konsumen.
Baca Juga : TikTok Lindungi Pengguna Lewat Edukasi, Fitur Keamanan, dan Kolaborasi Lintas Sektor
Sementara itu, LEGO ID Official Distributor mendorong pertumbuhan transaksi hingga 52 persen melalui strategi bundling produk serta promosi buy one get one atau B1G1 pada produk tertentu. Kampanye tersebut diperkuat dengan kolaborasi bersama Key Opinion Leader (KOL) untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Adapun PS Enterprise Official memanfaatkan strategi flash sale harga termurah serta penempatan iklan strategis di halaman utama Tokopedia. Pendekatan ini berhasil mendorong peningkatan penjualan hingga 42 persen selama Ramadan.
Berbagai strategi tersebut menunjukkan bahwa optimalisasi fitur platform, kolaborasi dengan kreator, serta penyesuaian produk dengan momentum musiman menjadi kunci penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan di periode Ramadan. (*)
Editor : Huda
